Sanur adalah sisi Bali yang sering terlupakan - tenang, autentik, dan jauh dari keramaian Seminyak atau Kuta. Dengan menginap di Maya Sanur Resort & Spa, kamu mendapatkan akses langsung ke pantai, restoran bintang 5, dan spa yang akan memanjakan jiwa. Inilah panduan itinerary 3 hari 2 malam untuk long weekend yang tak terlupakan.
Berbeda dengan kawasan selatan yang penuh dengan hiruk-pikuk, Sanur menawarkan Bali yang lebih "asli" - jalur sepeda tepi pantai, pasar tradisional, dan matahari terbit yang dramatis di atas Pantai Sanur. Inilah mengapa Sanur menjadi pilihan ideal untuk long weekend yang benar-benar mengistirahatkan pikiran. Kawasan ini juga sangat walkable. Dari Maya Sanur Resort & Spa di Jl. Danau Tamblingan, hampir semua destinasi dalam itinerary ini bisa dijangkau dengan berjalan kaki atau bersepeda santai.
Tiba di Maya Sanur Resort & Spa - salah satu resort paling dicintai di Sanur dengan rating 4.8 dari ribuan ulasan. Resort ini berlokasi langsung di pinggir pantai di Jl. Danau Tamblingan No.89M, dengan kolam renang yang menyatu dengan garis cakrawala laut. Pilih kamar dengan ocean view untuk pengalaman maksimal.
Pantai Sanur adalah pantai paling ikonik di sisi tenggara Bali. Ombaknya tenang dan terlindung oleh karang, menjadikannya aman untuk berenang dan bersantai. Yang membuatnya istimewa: jalur sepeda panjang sepanjang bibir pantai yang membentang dari ujung selatan hingga utara. Sewa sepeda dari resort atau warung sekitar pantai (mulai Rp20.000), lalu kayuh santai sambil menikmati pemandangan jukung - perahu layar tradisional Bali yang berwarna-warni. Di sepanjang jalur, kamu akan menemukan banyak café dan warung untuk istirahat sejenak.
Pasar Sindhu adalah jantung kehidupan warga Sanur - pasar yang buka sejak pukul 04.00 pagi hingga 23.00 malam. Di sore hari, pasar ini mulai ramai dengan penjual makanan lokal: sate, nasi goreng, mie ayam, es cendol, hingga oleh-oleh khas Bali. Ini adalah spot terbaik untuk merasakan keautentikan Sanur sebelum makan malam. Harga sangat terjangkau dan suasananya sangat "Bali banget".
Bersiaplah untuk pengalaman kuliner yang akan kamu ceritakan berulang kali. Rue Bali, yang berlokasi di dalam kompleks Maya Sanur, adalah restoran dengan rating luar biasa — 4.9 dari 1.265+ ulasan. Menu andalan: wood-fired pizza, pasta, lasagna, dan hidangan fusion yang memadukan teknik Barat dengan bahan-bahan lokal Bali. Cobalah pizza di malam hari saat ada promo buy one get one free, dan jangan lewatkan tart lemon passion fruit atau cinnamon roll untuk penutup. Tersedia juga area bermain anak, menjadikannya sempurna untuk keluarga.
Sanur adalah salah satu tempat terbaik di Bali untuk menikmati matahari terbit. Set alarm lebih awal - percayalah, ini sepadan. Langit berubah dari hitam ke ungu, oranye, dan emas dalam hitungan menit, sementara siluet Gunung Agung terlihat samar di kejauhan. Berjalan kaki ke arah Sunrise Beach di ujung utara Sanur (sekitar 20 menit dari Maya Sanur), kemudian balik perlahan sambil menikmati udara pagi yang sejuk. Kamu akan menemukan banyak orang lokal yang berlari pagi, bersepeda, atau sekadar duduk menikmati hari.
Setelah sunrise walk, saatnya mengisi energi di Tree Bar at Maya Sanur — restoran tepi pantai yang berada langsung di dalam kompleks resort. Posisinya yang sedikit elevated menghadap Pantai Sanur menjadikan setiap suapan terasa seperti makan di atas angin laut. Menu sarapan à la carte tersedia pukul 07:00–11:00, dengan pilihan seperti sautéed mushroom omelette, grilled cheese sandwich, dan berbagai minuman kopi spesial. Arsitektur Tree Bar sendiri sudah jadi daya tarik tersendiri - dibangun dari lebih dari 500 kayu daur ulang, menciptakan suasana hangat dan organik yang berpadu sempurna dengan suara ombak pagi. Angin sepoi dari laut membuat sarapan di sini terasa jauh lebih istimewa dari biasanya.
Museum Le Mayeur adalah salah satu permata tersembunyi Sanur yang sering dilewatkan turis. Museum ini adalah bekas rumah tinggal pelukis Belgia Adrien-Jean Le Mayeur de Merprès, yang jatuh cinta dengan Bali dan menikah dengan penari legong bernama Ni Pollok pada tahun 1935. Arsitektur rumahnya memadukan gaya kolonial dan Bali tradisional, dengan lukisan-lukisan indah yang menampilkan kehidupan perempuan Bali di era 1930-an. Taman di sekitarnya asri dan tenang, sempurna untuk berfoto atau sekadar berdiam diri.
Jalan utama Sanur ini dipenuhi galeri seni, butik lokal, toko oleh-oleh, dan café yang cantik. Perjalanan kaki dari museum ke resort bisa dijadikan momen berbelanja. Cari lukisan Bali, tekstil tradisional, atau produk perawatan tubuh berbahan alami khas Bali.
Inilah highlight hari kedua, dan mungkin highlight seluruh perjalananmu. Spa at Maya Sanur memiliki reputasi luar biasa dengan rating 4.9 dari lebih dari 1.190 ulasan. Para tamu menyebutnya sebagai "pengalaman sekali seumur hidup". Pilih paket Balinese Massage untuk pemulihan total, atau Holiday Detox Couple (150 menit) jika kamu datang bersama pasangan. Setiap sesi dimulai dengan handuk dingin beraroma peppermint dan teh serai yang menenangkan. Suasana spa dirancang untuk benar-benar memutus koneksi dari dunia luar.
Setelah spa, tubuh terasa ringan dan pikiran jernih, sempurna untuk menikmati senja di tepi pantai. Banyak restoran di sepanjang Pantai Sanur menawarkan kursi dengan view langsung ke laut. Cobalah warung atau restoran lokal di sekitar pantai untuk hidangan ikan bakar atau makanan laut segar khas Bali, dengan harga yang sangat bersahabat.
Manfaatkan fasilitas resort semaksimal mungkin di hari terakhir. Kolam renang Maya Sanur yang menghadap pantai adalah tempat yang ideal untuk memulai pagi, berenang perlahan sambil menikmati pemandangan laut yang masih sunyi. Beberapa resort di Sanur juga menawarkan sesi yoga sunrise gratis untuk tamu, cek dengan resepsionis.
Jangan lewatkan breakfast buffet Maya Sanur yang terkenal variatif dan lezat. Dari hidangan Indonesia seperti nasi kuning dan bubur, hingga pilihan barat seperti omelette, pastri segar, dan buah tropis lokal. Para chef dan tim restoran sudah siap menyambut pagi dengan senyum.
Gunakan waktu sebelum check-out untuk belanja oleh-oleh di sepanjang Jl. Danau Tamblingan. Beberapa yang layak disambangi:
Tutup perjalanan dengan makan siang santai di Rue Bali satu kali lagi. Coba menu yang belum sempat dicicipi - gnocchi, pasta, atau hidangan spesial hari itu. Ini adalah perpisahan yang manis sebelum kembali ke rutinitas.
Check-out dari Maya Sanur biasanya pukul 12:00, namun kamu bisa request late check-out tergantung ketersediaan kamar dan biasanya dikenakan biaya tambahan - tanyakan langsung ke resepsionis untuk informasi lebih lanjut. Bandara Ngurah Rai berjarak sekitar 30–40 menit dari Sanur tergantung kondisi lalu lintas.
Bagi yang ingin mengeksplorasi lebih jauh, Sanur juga menjadi pintu gerbang ke beberapa destinasi spektakuler di sekitarnya:
Itinerary ini dirancang untuk menyeimbangkan eksplorasi, relaksasi, dan pengalaman kuliner terbaik Sanur. Yang dibutuhkan hanyalah koper ringan, semangat, dan keinginan untuk sungguh-sungguh beristirahat. Cek ketersediaan Maya Sanur.
Share:
We use cookies to enhance your browsing experience, serve personalised ads or content, and analyse our traffic. By clicking "Accept", you consent to our use of cookies. For more information, please read our Privacy Policy.